Bab 23. Pewaris Yang Asli

1110 Kata

“Jadi … Rahes anaknya Mas Pramana?” ucap Sanjaya kemudian. “Betul, Pak. Saya sudah mengecek ke panti asuhan di mana Rahes tinggal. Dia memang ditemukan setelah kecelakaan itu terjadi. Saya juga membandingkan semua data yang ada dan golongan darah yang dimiliki oleh keduanya. Dan semuanya cocok,” jelas anak buah Sanjaya. Pria itu merasakan sesak di dadanya. Ini adalah kabar yang baik. Akhirnya sang keponakan kembali dan bisa bertemu lagi dengannya. Namun, ada banyak hal yang mengganjal hati Sanjaya saat ini. Jika Rahes benar adalah anak dari sepupunya yang telah meninggal, kenapa ia tak langsung bilang saja. Malah menjadi sopirnya. Ini bukan sebuah kebetulan karena jarak lokasi panti asuhan dan kediamannya lumayan memakan banyak waktu. Jadi, apakah Rahes mempunyai rencana lain? “Mas, kam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN