Bab 32. Membuka Semua Dosa

1127 Kata

“Jadi menurut Paman, Sanjaya sudah tahu kalau aku ini adalah anaknya Papa?” tanya Rahes. “Iya, Rahes. Aku masih belum bisa memastikannya. Sebab, Tuan Sanjaya sekarang sedang dirawat di rumah sakit. Dia sakit setelah mendengar pengakuan Melisa yang lain,” ucap Darman. “Pengakuan apa lagi, Paman? Apa ini mengenai … kedua orang tuaku?” tanya Rahes makin penasaran. Darman terdiam sesaat. Ia tak tahu bagaimana menjelaskan semuanya pada Rahes. Ini terlalu menyakitkan. “Aku akan mengirim rekamannya. Tapi … tolong tenangkan dirimu, ya,” kata Darman. “Baik, Paman.” Sambungan telepon terputus. Darman kemudian mengirim rekaman video yang ia ambil ketika tadi tanpa sengaja mendengarkan Sanjaya dan Melisa bertengkar. Sementara, Rahes yang berada di rumahnya menunggu dengan berdebar-debar. Pr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN