Doni membuktikan kesungguhannya dengan langsung mendatangi rumah orang tua Anggun. Setelah sekian lama tidak mengunjungi mertuanya dan sekarang dia mendatanginya dengan kondisi seperti ini. Ya, Doni tahu kondisinya yang seperti ini sangatlah tidak sopan, tapi Doni tidak punya pilihan lain. Dia harus menyelesaikan masalah ini sesegera mungkin. Lagipula dia tidak bisa membiarkan Anggun berlama-lama mengurusi Mandala-Mandala itu. Anggun harus segera pulang, mengobrol dengannya, dan menyelesaikan semuanya. Doni turun dari taksi yang ditumpanginya dan tatapannya langsung tertuju pada rumah Anggun. Dengan langkah mantap dia memasuki pekarangan rumah Anggun dan mengetuk pintu. Tak butuh waktu lama sampai pintu dibuka dan Doni disambut dengan ekspresi kecewa. Ya, kecewa. Bukan ekspresi benci ata

