27 SEGERA SAH

1000 Kata

Aku menatap Hindia yang tertidur pulas. Menatapnya dengan kasihan. Setelah makan bakpao yang aku belikan. Astaga. Aku itu tadi kenapa coba? Kenapa aku gak fokus dan menjadi salah sambung saat Hindia mengatakan bakpao. Padahal setelah aku mencerna lebih dalam yang dimaksud Hindia itu pipinya yang merona kayak bakpao. Bukan minta bakpao. Astaga.   Samudera. Kenapa hari ini aku begitu kehilangan fokus diriku. Itu karena Hindia. Sosok yang sejak masuk ke dalam kamarku tadi mengalihkan semua perhatianku. Gimana wajahnya yang pucat membuatku ingin menyembuhkan penyakit yang menderanya saat ini. Tapi aku dikejutkan oleh skinship yang tadi membuat aku benar-benar kehilangan fokus. Menyentuhnya adalah ..ehmm tidak bisa aku katakan. Hindia sungguh berbeda. Aku tersenyum sendiri mengetahui kebodoh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN