Galiung Banteng Merah memasuki Zona Kalimantan Timur. Mereka melewati muara sungai Mahakam, kemudian memasuki sungai besar Mahakam. Di tepi sungainya berdiri sebuah kota dengan bangunan-bangunan serba merah yang menyakiti mata. Beberapa menara tinggi menjulang. Puluhan kapal dengan berbagai ukuran tertambat di bagian dermaga. Kemudian muncul sekelompok monster berwujud seperti lumba-lumba di permukaan air. Mereka berenang mengelilingi kapal sambil melompat-lompat, seolah sedang memberi sambutan. “Selamat datang di Markas Besar,” ucap Kosasih pada Erlangga. Pemuda itu terperangah kagum. Namun begitu sampai di daratan ia mendapat kabar bahwa rekan-rekannya dari bekas kelompok Instruktur Spesial sudah bergabung dengan kelompok lain. Saat ini mereka sedang pergi berburu ke luar pulau. Seb
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


