Semalaman Rama tidak bisa tidur. Matanya tetap terjaga sebab memandang wajah istrinya yang terlelap di hadapannya. Dia tidak pernah bermimpi bisa leluasa memandang wajah istrinya tanpa ketahuan. Tidur Kayra sangat lelap mungkin itu pengaruh dari obat yang tadi ia minum. Tangannya menyusuri wajah Kayra tanpa benar-benar menyentuhnya. Ia takut jika sentuhannya akan membangunkan istrinya. "I love you, Kay, " Ucapnya tanpa suara. Dan sekitar jam satu malam Rama baru bisa terlelap. Kayra tidak tahu ini jam berapa? Namun yang ia sadari, sekarang tubuhnya menempel dengan tubuh Rama. Dan yang memalukan ia yang memeluk lelaki itu. Kayra mendongak, menatap wajah Rama yang terlelap. Debar itu datang lagi dan itu membuat Kayra bertanya apakah ia mulai menyukai Rama? Anehnya lagi ia merasa

