Waktu berlalu tanpa mempedulikan manusia-manusia yang melaluinya, entah siap atau tidak, waktu tetaplah beranjak setiap detiknya. Dua minggu sudah berlalu sejak malam Nezwa menolak hadiah dari Fauzi. Setiap hari Nezwa selalu menunggu-nunggu pesan atau kehadiran Fauzi, sebab biasanya pemuda itu akan tetap berkunjung ke tokonya untuk berbelanja atau keperluan lain. Namun, sejak saat itu, Fauzi tak pernah lagi muncul di hadapan Nezwa, baik di toko atau di tempat lain. Nezwa tentu bertanya-tanya kenapa Fauzi tidak pernah datang lagi, apakah banyak kesibukan di luar kota? Minimnya komunikasi di antara mereka berdua membuat banyak informasi yang luput dari pengetahuan Nezwa. "Sudah dua minggu, tidak ada pesan, panggilan, kunjungan." Nezwa memperhatikan ponselnya yang sunyi sepi, biasanya masi

