57. Nama untuk Si Kembar

1646 Kata

Terik mentari yang mulai lengser ke barat daya tak membuat kemacetan ibukota Jakarta terurai. Nyatanya Nevan masih juga terjebak dalam kemacetan yang mengular. Kedua tangan yang sedari tadi anteng di atas kemudi tiba-tiba terangkat kala silau mentari menabrak retinanya dengan kasar. Menarik ke bawah pelindung itu untuk melindungi netra hazelnya. Biasanya, sepanjang apapun kemacetan di jalan raya jika Tony yang berada di depan kursi kemudi tak akan membuat Nevan jenuh seperti sekarang. Paling tidak obrolan ringan atau hanya lelucon yang biasa Tony lontarkan cukup membuat Nevan terhibur dan melupakan betapa menjengkelkannya saat terjebak macet seperti ini. Sekitar 15 menit mobil yang Nevan kendarai mulai merambat perlahan. Untuk mengusir kejenuhan Nevan akhirnya memutar lagu favoritnya. Lag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN