JANGAN BERMIMPI

1007 Kata

Udara dingin langsung menyambar wajah Rea ketika dia melangkah keluar dari mobil dan berdiri kaku disamping Kristof. Sayangnya meskipun saat ini wajah dan hindungnya terasa kaku kedinginan. Rea tidak punya pilihan lain, selain mengikuti langkah Kristof yang berjalan cepat melewati jalan Setapak. Melewati gerbang sebuah bangunan besar. Mata Rea mengawasi sekeliling Tempat itu. Jika saja Rea wanita biasa, mungkin saat ini dia sudah ketakutan setengah mati. Saat melihat ada banyak sekali orang berwajah asing memegang senjata yang berlalu lalang disetiap titik pengawasan penting pada sekeliling bangunan itu. Namun Rea yang telah terbiasa dengan hal seperti ini, justru menampilkan wajah biasa saja dan datar. Tanpa memperdulikan banyak mata yang memandangnya aneh. Kristof adalah pemimpin kart

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN