"Siapa yang ingin kau bunuh?!" Suara Rea menghentikan aksi mereka. Alex menatap Rea yang telah berdiri dengan wajah murka dengan tangan yang terkepal kuat. Sementara mata Rea menyiratkan sebuah kekecewaan yang teramat dalam. Dan tanpa mereka sadari bahwa dokter Cristian telah kabur dari hadapan mereka. Karena merasa ingin menyelamatkan diri. Jack langsung menghampiri Rea yang membeku menatap kearah mereka dengan penuh pertanyaan. Benarkah yang dia dengar barusan. Bahwa dirinya sedang hamil saat ini? Batinnya. "Rea apa yang kau lakukan? Sebaiknya kau kembali beristirahat," ujar Jack lembut. "Kakak? Apa benar bahwa aku sedang hamil?" Tanya Rea menahan air matanya yang akan segera tumpah. Rea sangat berharap bahwa yang dia dengar barusan hanyalah omong kosong semata. Jack hanya menganggu

