Selamat membaca! Setibanya di asrama, Laura keluar dari mobil dengan tergesa. Wanita itu benar-benar panik karena takut jika ia sampai gagal menemukan keberadaan Alan. "Semoga Alan memang datang ke sini untuk menemui Callum," ucap Laura dengan penuh harap sambil terus melangkah menyusuri lorong asrama. Setelah sampai di depan pintu kamar Callum, tanpa menunggu lagi, Laura langsung mengetuk pintu tersebut. "Callum, apa kamu ada di dalam?" tanya Laura terdengar tak sabaran dan berharap jika Callum segera keluar untuk menemuinya. Namun, harapannya harus kandas saat ponselnya berbunyi. Bunyi yang menandakan bahwa sebuah pesan baru saja masuk untuknya. "Siapa ya?" Laura meraih ponsel dari dalam tas kecil yang dibawanya. Setelah menggenggam benda pipih itu, Laura mulai melihat layar ponseln

