Alicia terhenyak membaca berita itu. Kepalanya menggeleng, tidak percaya dengan apa yang baru saja dibacanya. Sungguh, berita ini tidak benar. Ini hanya berita bohong, bukan? Tidak mungkin Adam bertunangan dan akan menikah dengan perempuan lain. Meski tidak percaya, tak ayal dua bulir bening menuruni pipi Alicia. Barbara dan Rachel yang turut serta membaca berita di majalah itu memeluk Alicia. Rachel merasa sangat bersalah, dia yang menunjukkan berita palsu itu kepada Alicia. Sejujurnya Rachel tidak bermaksud apa-apa menunjukkan berita itu, dia hanya heran saat membaca majalah kesukaannya dan menemukan berita itu. Karena penasaran dia mengonfirmasikan kepada Alicia, benar atau tidaknya berita itu. Tidak tahunya justru membuat Alicia menangis. "Maafkan aku, Alicia. Aku tidak bermaksud m

