Bab 67

1975 Kata

“Benar-benar wanita ja-lang,” desis Bianka dengan penuh kebencian di tatapan matanya. Udara di butik Maison de L'Éclat mendadak mendingin, seolah beku oleh ketegangan yang tak terlihat. Bianka terpaku, bibirnya ternganga setengah, tak kuasa menyembunyikan keterkejutannya yang mendalam. Asisten-asisten butik menahan napas, hening mencekam seakan kata-kata pun bisa memecah suasana. Manajer butik menggerakkan tangan, memberi perintah tanpa suara, tapi penuh kewibawaan. "Ambil kotak beludru hitam besar itu dari ruang penyimpanan," ucapnya pelan namun bergetar dengan ketegasan yang tak bisa ditawar. Bianka melengking, suaranya retak dan berguncang antara amarah dan kebingungan yang mendidih, "Devan, ini apa maksudnya?! Itu … itu gaunku! Pesananku dari Paris sudah baru tiba minggu lalu, gima

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN