MATA Alby terbuka perlahan dan cahaya matahari terlalu menusuk. Dia menutupi mata dengan satu lengan untuk beberapa detik, lalu duduk tegak setelah merasa siap. Dia di hotel? Bagiamana bisa dia ada di sini? Semalam ... dia masih berpakaian lengkap. Kaus dan jins yang terkunci, hanya jas dan sepatunya ada di lantai. Berikutnya Alby memeriksa sisi ranjang sebelahnya, rapi, tidak terlihat ada yang meniduri. Dan Alby mengembuskan napas lega. Alby mengusap tekuk, memukul batang leher dua kali, mencoba menarik mundur ingatannya perlahan. Dia memutuskan untuk pergi ke salah satu club di Yogyakarta, memesan beberapa minuman, lalu ... semua gelap. Dengan menunduk Alby turun dari ranjang dan berjalan ke kamar mandi. Dia berdiri di depan wasteful, langsung memegang dahi. Pengar. Dia mencuci muka dan

