Bertepuk Sebelah Tangan?

1092 Kata

“Selamat pagi, mbak Ayna. Tumben banget, Mbak, jam segini udah sampai kantor?” “Emang biasanya gimana, Pak?” “Mepet jam masuk kantor.” Ayna tertawa. Tidak salah, memang itu benar. Tubuh Ayna sedikit bergeser agar bisa menatap ke dalam loby kantor. Ternyata kantor memang masih sepi, hanya ada beberapa yang lalu-lalang. Ayna bisa menebak kalau mereka ada deadline makanya datang lebih awal. “Pak Hanif bisa aja. Tapi emang benar juga, sih. Tapi khusus hari ini saya lagi mood dating awal, Pak. Ditambah ada beberapa kerjaan yang semalam belum saya selesain. Kalau gitu saya masuk dulu ya? Bapak semangat kerjanya.” Setelah mengatakan itu Ayna masuk dengan langkah riang. Hari ini tidak ada alasan untuk Ayna bersedi. Karena semalam dia tidur nyenyak ditemani Anggun. Iya, wanita itu menginap ata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN