"Putriku, coba kau letakkan telapak tanganmu di sini!" suruh Permaisuri Delita. Putri Api awalnya tak mau, karena takut terjadi apa-apa, tetapi tiba-tiba Pangeran Air menarik tangannya, lalu menaruhkan telapak tangan Putri Api di sumbu itu. Tiba-tiba sumbu itu berguncang hebat dan mengeluarkan gelembung besar. Mata Putri Api melotot tak percaya. Air di sekeliling sumbu itu berputar membuat suatu gerakan dan memuncrat ke atas, lalu terjun ke bawah dengan lincahnya. Air seakan menari-nari diindahkan oleh gelembung yang banyak terbuat. "Sangat menakjubkan," ucap Pangeran Air memuji. Bahkan ia terperangah oleh kekuatan Putri Api. Benar-benar Putri Air sesungguhnya. Pangeran Air tak akan bisa melakukan apa yang dilakukan Putri Api, begitupun sebaliknya. "Hebat, benar-benar hebat, Putriku!"

