STM#4

546 Kata
*HARI PERTAMA SEKOLAH Jarum jam menunjukkan pukul 5 pagi, Dina melangkah kaki menuju kamar anaknya untuk membangunkan Zea. Diketuknya pintu kamar anaknya beberapa kali.Tok tok tok suara nyaring pintu diketuk dan beberapa panggilan kepada anak, akan tetapi tidak ada jawaban. Dina membalikkan badan untuk melangkah menuju dapur, mencari bik Inem sesampainya di dapur, Dina bertemu bik inem yang sedang memasak untuk sarapan pagi nanti "Masak apa bik? harum banget baunya..." "Itu nyonya...Ayam goreng, tumis tahu tempe, sambal tomat sama sayur asem. Nyonya ingin saya buatkan kopi?" tanya bik inem yang memindahkan makanan ke piring saji. "Tidakdak usah bik, nanti saja sekalian sarapan pagi saja. Bibi buatkan saya secangkir teh manis, sekarang bik inem bantu saya bangunin Zeey. Tadi sih sudah saya ketuk-ketuk pintu kamarnya, dan saya panggil tapi gak ada jawaban." ucapnya Bik Inem Berjalan menuju kamar Zea. sesampainya dikamar, bik Inem mengetuk pintu dan memanggil Zea. "Non, non Zea, ini bik inem. Non sudah bangun belum? nanti kesiangan loh sekolahnya. Bibi sudah siapin sarapan pagi kesukaan non Zea" ucap bi Inem. "Iya bik! Terimakasih. Aku sudah bangun kok, dan sudah mandi juga. ini lagi siap-siap turun buat sarapan" Jawabku dari dalam kamar. Aku keluar dari kamar dan menuju meja makan, untuk sarapan. Diruang makan terlihat mama sudah menungguku untuk sarapan pagi. " Sayang... Makannya pelan-pelan" Mama mengingatkan aku, Supaya tidak tersedak. Aku hanya membalasnya dengan senyuman karena mulutku penuh dengan makanan. Setelah selesai makan, mama mengantarku ke sekolah baruku SMAN XX. * Di Sekolah Semua siswa berkumpul di halaman untuk melakukan upacara bendera. Setelah upacaranya selesai siswa kelas 11 dan 12 memasuki kelas untuk menerima materi pelajaran, sedang siswa kelas 10 melakukan kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) selama 3 hari. "Selamat datang dan selamat pagi siswa siswi baru SMA N XX. Selamat bergabung dengan sekolah kami, semoga cita-cita kita bisa bersama-sama dalam menuntut ilmu dengan baik dan bermanfaat dapat tercapai" ucap Pak Anton Pak Anton adalah guru yang pada saat itu bertugas sebagai pemateri pada acara MOS. Beliau menjelaskan tentang Visi dan Misi Sekolah kepada semua siswa baru. Waktu terus berjalan, acara MOS pun tetap berlangsung. Sampai akhirnya jarum jam menunjukkan pukul 12 siang, terdengar suara nyaring bel tanda istirahat. Semua siswa berhamburan keluar kelas baik siswa 10 ,11 dan 12 untuk istirahat. Aku keluar dari Aula tempat acara MOS untuk siswa baru di selenggarakan" Puh, Mau kemana ya?" Keluhku yang bingung mau melakukan apa untuk menghabiskan waktu istirahat ini, mau ngobrol sama teman. Tetapi aku tidak punya teman, semua cewek-cewek disini memandangku penampilanku aneh. Mana ada cewek yang sekolah disini berpenampilan seperti aku? Rambut pendek dan memakai seragam untuk siswa laki-laki. Mereka lebih memilih untuk menjauhiku. mungkin mereka takut jika aku ini selain penampilannya tomboy juga penyuka sesama jenis. Ingin sekali aku berteriak keras-keras di telinga mereka dan berkata, "Woy! I am normal!" sekencang-kencangnya. Aku masih suka dengan laki-laki he...he..., pikirku. Casing luar memang seperti laki-laki, itu sih cuma tampilan saja. So, hatiku dan seperangkatnya tetaplah seorang wanita 100%. " Emm...Coba ada Reza! Katanya Sekolah disini juga, tetapi dimana? Batang hidungnya tidak kelihatan dari tadi?" gumamku, berharap teman SMP aku itu bisa muncul di depanku. So, sejak dulu memang cuma hanya dia yang mau berteman denganku. Akhirnya aku memutuskan untuk menghabiskan waktu istirahat ini di kantin sekolah, sekalian untuk mengisi perutku yang sudah keroncongan.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN