Casey membuka pintu apartemen tersebut. Bibirnya tersenyum tipis memperhatikan ruangan yang tidak berubah. Meskipun sudah satu tahun apartemen itu tidak di tempati, tidak ada yang berbeda sedikit pun. Selama menjalani kehidupan di Perancis satu tahun terakhir, dirinya meminta Jeffery untuk membeli apartemennya dan merawatnya dengan baik. Langkah kaki Casey memasuki apartemennya. Dia berjalan menuju kamarnya untuk melihat keadaan kamar yang sudah lama ditinggalkannya. "Masih sama," gumam Casey melihat keadaan kamarnya. Casey duduk di tepi ranjang. Dia meraih boneka beruangnya. Dipeluknya boneka tersebut sebelum mengecup singkat bulu-bulu lembut bonekanya. Casey tersenyum ketika menggendong bonekanya. "Kau merindukanku?" tanya Casey pada bonekanya. Tangannya menggerakkan

