Enrique bangkit duduk. Dia meringis menahan sakit sembari memegangi tulang rusuknya. Perlahan selimut itu tersibak saat Enrique menurunkan kedua kakinya menapak lantai. Dia melepas jarum infus itu dengan paksa lalu menggerakkan kakinya mendekat ke arah pintu. Tanpa mempedulikan lukanya yang belum pulih dengan sempurna, Enrique berniat untuk menemui pengawas q pengawal yang bertugas menjaganya di depan pintu. Dengan tertatih Enrique menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya. Bahkan tak jarang dia terjerembab jatuh karena tidak kuat berjalan. Berpikir Johnathan menemui Darryl membuatnya begitu sangat mengkhawatirkannya. Enrique tahu bahwa Darryl tidak tanggung-tanggung bisa membunuhnya jika Johnathan mengetahui semua kejahatannya. Oleh sebab itu, Enrique ingin meminta bantuan pada Ale

