Terdengar langkah kaki menghentak anak tangga. Suara langkah itu mengisi suasana pagi yang sunyi. Samar-samar suara langkahnya menghilang ketika sepasang kaki itu berhenti bergerak. Belum ada suara dari pemilik sepasang kaki tersebut, membuat lelaki yang duduk membelakanginya menoleh ke arahnya. Lelaki itu bertelanjang d**a, menampakan otot-otot tubuh yang terlatih. Sepasang mata hijaunya menatap datar pada wanita di belakangnya. Sekilas, dia kembali menenggak pelan jus dalam gelas genggamannya. "Kenapa kau tidak melakukannya?!" Suara wanita itu terdengar menggertaknya. Namun lelaki itu masih bersikap tenang hingga semua jusnya habis melewati tenggorokannya. Lelaki itu kembali menoleh ke belakang, bahkan sekarang memutar badannya menghadap wanita yang berdiri di depannya.

