Wanita itu hanya mampu diam membisu ketika Indra pendengarnya terus saja disumpal oleh cerita-cerita dari dua wanita di depannya. Meskipun setengah hatinya tidak mempercayai semua penjelasan dari Hasmig dan Iris, Casey tidak berniat memotong cerita yang terus saja keluar dari mulut kedua wanita tersebut. Sesekali Casey hanya menarik napas panjang dan mengedarkan pandangannya ke sekeliling. Dia maupun dua wanita di depannya sudah menghentikan aktivitas berbelanja mereka. Casey memutuskan untuk mendengar penjelasan dari mereka dan pergi ke kafe. Dan di sinilah mereka bertiga berada, Casey menggenggam gelas di depannya sedangkan dua wanita itu meletakkan kedua tangannya di bawah meja. "Seperti apa... wanita yang bernama Florence itu?" tanya Casey akhirnya setelah hampir satu jam dir

