CHAPTER 15 - SATU GUBUK DUA RUAS

2729 Kata

Untuk memindahkan satu tali diatas toga menjadi resmi memang tak semudah itu. Jamin sudah begitu lelah dengan beberapa revisi yang mempermainkan dirinya. Namun ia tahu bahwa ia tidak bisa menyerah. Setelah membuat Hye Sun menunggu selama dua jam dikantin. Jamin menghampirinya dengan wajah sangat kusut. Hye Sun tersenyum melihat Jamin dan segera membelikan minuman tanpa Jamin memintanya. Minuman kaleng yang berembun itu membuat Jamin melepas dahaganya. Ia menoleh pada Hye Sun yang sekarang sedang menatapnya. Matanya hitam pekat dengan riasan tipis yang membuat matanya sangat indah. Jamin membalas senyumannya. Perempuan ini memaksa untuk menemaninya hari ini. Awalnya Jamin menolak tapi Benjamin kalah karena ia begitu pusing dan kebetulan Hye Sun kembali menawarinya untuk menemaninya lagi.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN