CHAPTER 18 - JANGAN TERIMA ANCAMAN ITU

1518 Kata

Apartemen milik Nora dan Benjamin terasa semakin hampa. Tak ada kehangatan lagi didalam sejak mereka masih belum bertegur sapa. Jamin memilih tidur di sofa dan Nora mengunci pintu kamarnya. Persis sepasang suami istri yang sedang bertengkar. Tak ada kompor menyala untuk memasak bersama, kulkas semakin kosong tak memiliki apapun selain air mineral. Nora menghempaskan dirinya di counter dapur. Menatap seisi apartemen yang sebelumnya adalah tempat pulang ternyaman baginya. Tiba-tiba pintu terbuka dan Jamin masuk kedalam apartemen mereka. Nora memutar tubuhnya. Ia meremas tangannya sendiri dan menghela nafas. "Park Jee Min, benarkah itu dirimu?", tanya Nora dengan nada yang mencoba meyakinkan bahwa itu bukan milik Benjamin. Lelaki itu tak pernah mengatakan apapun perihal masa lalunya di Kor

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN