Semakin hari Jihan dan Alex semakin akrab saja. Mereka sudah tak lagi sembunyi untuk mengungkapkan perasaannya. Yang Jihan tahu Alex satu satunya laki-laki yang dekat dengannya dan juga akrab sama Abah. Karena itulah Jihan kini perlahan membuka hatinya untuk laki-laki itu. Sepulang kuliah Alex mengajak Jihan pergi ke sebuah tempat yang tak jauh dari tempat mereka menimba ilmu. Mereka berdua kini sedang duduk di atas ayunan yang ada di tengah taman. "Jihan, ada yang ingin aku bicarakan denganmu," ujar Alex membuka percakapan setelah beberapa saat lalu hening. "Iya?" Jihan menoleh ke samping kanan, di mana ada Alex sedang duduk di atas ayunan seraya menatapnya. "Ini tentang perasaanku." Jihan diam menatap Alex yang kini sedang menundukkan wajahnya. "Aku akan sangat menyesal jika

