Part 33.

1600 Kata

"Kamu kenapa sih, Jihan. Dari kemarin murung terus bawaannya?" tanya Wilda sembari memperhatikan raut wajah sahabatnya yang duduk di depannya. Keduanya kini sedang duduk di kursi taman yang ada di bawah pohon. Semilir angin membelai lembut hijab mereka sore hari ini. "Sudah tiga hari ini kak Alex tidak pernah berangkat ke kampus, kenapa ya?" tanya Jihan. Wilda mengangkat bahu, "Nggak tahu juga sih," sahut Wilda. "Eh, tunggu!" Wilda menjeda ucapannya, menatap sahabatnya dengan tatapan aneh. "Apa kamu merindukannya?" Tanpa sadar kepala Jihan mengangguk. "Apa itu artinya kamu beneran jatuh cinta dengannya?" Hening sejenak untuk beberapa detik. "Waow! Jadi kamu beneran jatuh cinta dengannya, Jihan?" seru Wilda dengan heboh. "Hah, apa?!" Jihan masih belum sadar akan apa yang membuat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN