Melisa duduk bersebelahan dengan Anita dalam mobil yang berjalan menuju kantor ASHA Group. Keheningan sedari tadi melingkupi mobil itu. Tidak ada yang mencoba bicara. Anita sibuk membaca dokumen-dokumen yang sengaja dia bawa agar waktunya tidak terbuang selama perjalanan. Dan Melisa, dia terlalu takut untuk bertanya. Karena dia merasa bersalah tapi juga sangat marah di waktu yang sama. "Kenapa kamu bisa ada di restoran tadi?" Tanya Melisa setelah mengumpulkan keberanian. Anita menutup dokumen yang dibacanya dan memandang Melisa. "Saya sedang ada makan siang bisnis disana." Jawab Anita datar. Meski itu adalah kebohongan. Sebenarnya Anita menerima laporan dari orang yang Anita tugaskan untuk mengawal Melisa secara diam-diam. Kalau ada seorang laki-laki yang membuntuti geng Melisa bahkan sa

