BAB 59

1077 Kata

Anita berbaring di kamarnya. Kamar yang sudah sangat dirindukannya. Sudah berapa minggu dia tidak tidur disini? Biasanya dia hanya mampir sebentar sekedar melepas rindu pada orang tuanya. "Ah, aku belum mengabari Bapak." Anita bergumam setelah melihat jam yang ternyata sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Gegas Anita menelepon Fery. Dia asisten spesial yang selalu stand by di samping Pak Abraham dua puluh empat jam. Dia hanya akan pulang jika merasa pak Abraham sudah lelap dalam tidurnya. Dia diberi rumah oleh bapak yang berada tak jauh dari mansion nofian. -Fery? Sudah pulang belum?- Tanya Anita begitu teleponnya diangkat. -Belum, Nyonya. Bapak juga belum tidur.- Jawab Fery. Anita jadi merasa bersalah, pasti mereka menunggunya. Karena jam tidur bapak biasanya adalah jam sembilan mal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN