Beberapa hari berikutnya, Jacob menjadi sangat frustrasi dan kacau. Dirinya menjadi lebih sering terdiam di sudut kamarnya, menangisi kepergian Istrinya. Kadang suasana hatinya tiba-tiba berubah, mengamuk dan membanting semua barang yang ada di sekitarnya. Bibi Maria yang melihat hal itu pun, merasa sangat khawatir. Dia menelepon suaminya untuk segera membawa Jacob pulang dari rumah tengah hutan, agar segera bisa di tangani oleh tenaga medis. "Aku harap kamu cepat datang ke sini, keadaan Jacob semakin mengkhawatirkan," ucapnya melalui panggil ponselnya. Di hari yang sama, Paman Joseph pun langsung menginjak pedal gas mobilnya menuju rumah tengah hutan, dengan di temani Rolan. Paman Joseph sengaja membawa Rolan ikut dengannya, untuk berjaga-jaga apabila ada sesuatu terjadi kepada Jacob,

