Sentuhan pertama dari alat Defibrillator, belum menunjukkan perubahan pada jantung Sheila. Di lanjut dengan sentuhan kedua dari Defibrillator yang di aliri arus listrik dengan tegangan rata-rata 1500-2000 volt. Dokter yang memegang alat Defibrillator itu menggelengkan kepala, "Tidak ada perubahan pada jantung. Siapkan untuk sentuhan ketiga." Dengan cepat, dokter mempersiapkan alat untuk sentuhan ketiga dan dengan penuh harap, mereka berharap jantung Sheila akan merespons kali ini. Tegangan listrik yang tinggi diberikan pada jantungnya, dan setelah beberapa detik tegangan dilepaskan. Tiba-tiba, jantung Sheila mulai berdetak lagi. Suasana lega terpancar di wajah dokter dan perawat yang berada di sekitar. Mereka berhasil menyelamatkan nyawa Sheila dengan menggunakan Defibrillator. "Terima

