34. Sadar

1166 Kata

Arash merasa kepalanya sangat berat dan saat dia mencoba membuka mata, rasa mual yang sangat kuat menyerang perutnya. Arash mengerang dan menahan keinginannya untuk membuka mata. Dia kemudian mencoba mengatur napasnya. Perlahan dicobanya kembali membuka matanya. Seberkas cahaya membuatnya memicingkan mata. "Akhirnya kau sadar, Arash," ujar sebuah suara dan Arash merasakan jika sosok itu kemudian mendekat ke arahnya. Tanpa perlu menebak, Arash yakin jika itu adalah suara Genore. "Terpujilah Dewa Kebaikan," puja Genore kemudian. Mata Arash telah terbuka lebar dan dia menemukan Genore sedang memanjatkan doa sambil memejamkan matanya. "Kau tidak sadar selama empat hari, Arash," ujar Genore kemudian. Arash terdiam sesaat, kepalanya terasa kosong dan dia tidak berbicara satu patah kata pun.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN