26. Sebentar Lagi

1018 Kata

Nayma menyusupkan wajahnya lebih dalam ke pelukan Arash. Entah kenapa dia merasa sangat malu mendengar perkataan Arash barusan. Dadanya terasa berdebar kencang dan bisa dipastikan jika dia nekat menatap wajah Arash, yang ada dia akan semakin salah tingkah. "Kenapa? Apa kau tidak memiliki perasaan yang sama?" tanya Arash karena melihat Nayma tidak menanggapi perkataannya dan malah pura-pura tenggelam dalam pelukannya. Nayma berguman tidak jelas dan tetap belum mau mengangkat wajahnya dari balik pelukan Arash. "Jangan tanyakan perasaanku saat ini," sahut Nayma masih menahan malu. Karena penasaran, Arash mengangkat wajah Nayma perlahan. Wajah gadis itu terlihat memerah bahkan sampai ke telinganya. Biasanya Arash menyukai kulit Nayma yang putih dan bersih tapi kali ini kulit wajahnya yang m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN