" Di Bandung bakal berapa hari sih?" Tanya Jasmine. Tangannya sudah mulai membereskan satu kemeja, sementara Rhein memilih duduk di ujung ranjang. "Dua atau tiga hari. Akad nikahnya besok, lusanya resepsi. Kita pulang setelah itu. Kalau mau nambah sih nggak apa-apa, kita liburan." Otak Jasmine mulai berpikir, berarti dia harus menunda lebih lama lagi waktu agar bisa berkonsultasi dengan Raihan atau ia langsung bertemu dokter Suyoso dulu? Ah, tidak bisa. Sebagai pengguna asuransi, alurnya memang mengharuskan ia meminta surat rujukan dari rumah sakit tempat Raihan bekerja. Sehingga mau tidak mau, mereka biasanya akan bertemu. "Terus kenapa kalau perginya cuma tiga harian, bajunya sampai segini banyak? Kamu ganti baju berapa kali sehari?" Rhein menggaruk tengkuknya. "Bukan gitu. Aku mau

