Bab 64

1607 Kata

Syifa berjalan dengan langkah panjang ke arahku yang masih dipeluk oleh Carissa. "Lepaskan, Sa," pintaku pada wanita itu. "Nggak mau," tolak Carissa. "Jangan memeluk kekasih orang sembarangan, Mbak," seru Syifa sambil menarik tanganku agar menjauhi Carissa. Aku makin syock dengan apa yang dilakukan oleh Syifa. Dia bilang kekasih orang. Apa kali ini dia akan mengakui hubungan kami. "Kekasih?" Carissa membeo ucapan Syifa. "Iya. Kak Wisnu sudah punya kekasih," sahut Syifa dengan percaya diri. Dia tidak menyebutku dengan panggilan Bapak, tapi Kak. "Kamu kekasihnya?" Tanya Syifa sambil bersedekap, matanya awas memindai tubuh Syifa dari atas hingga bawah. Syifa diam tidak menjawab, aku pun bingung hendak mengatakan apa. Semua terjadi dengan tiba-tiba begini. "Iya, pasti kamu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN