Shena Wijaya POV Cahaya mentari pagi masuk dengan lembut ke kamar dan sinarnya menusuk kedua mataku. "Mmmhhh.." erangku yang masih menggeliat di bawah selimut. Aku tidak terlalu suka sinar mentari karena terasa gatal bila terlalu lama mengenai kulit tubuh terutama area wajah, leher dan tangan. Kulitku termasuk kulit yang sensitif dengan cahaya matahari dan akan menjadi merah dan gatal-gatal tanpa bisa ku cegah. Untuk mencari tahu mengapa bisa terjadi hal ini, aku bahkan sudah pernah ke dokter kulit karena alergi ini pernah meradang menjadi parah. Aku terdiam di atas ranjang kira-kira selama 10 Menit lamanya dan masih dalam posisi yang sama yaitu berbaring dan memejamkan mata. "****" suara Matthew terdengar. *Selamat pagi Kakak* "**" jawabku serak karena baru bangun tidur. *Selamat

