Author POV Keith telah sampai di apartemen. Jam sudah menunjukkan pukul 22:30. Dia mengganti sepatu dengan sandal rumah. Di tangannya ada Paper bag berisi makanan Asia kesukaan gadisnya dan buket bunga Mawar merah. "Apa kekasihku sudah tidur, ya? Lampu di kamar sudah mati dan hanya lampu di ruang tamu yang menyala. Coba ku cek, siapa tahu dia belum tidur," gumam Keith pelan. Dia masuk ke kamar dengan masih membawa Paper bag dan buket. Sesampainya di kamar, dia melihat Shena masih bangun dan duduk di ranjang. Keith sampai merasa heran mengapa belahan jiwanya duduk di gelapnya kamar tanpa cahaya. "Sayang?" Sapa Keith memecah keheningan di antara mereka. Tak ada jawaban sehingga dia berpikir gadis yang ia cintai telah tidur. Shena yang mendengar suara sapaan itu tak juga menyahut, dia me

