Shena Wijaya POV Entah berapa lama aku tertidur sampai ketika terbangun, perutku terasa keroncongan karena kelaparan. Perutku berbunyi, sesaat kuteringat bahwa diri ini tidak boleh melewatkan waktu makan, karena nanti gastritis akan kambuh kembali. Aku melihat ada seseorang yang tengah tertidur. Dialah Keith, pria ini masih mengenakan kemeja putih yang lengannya digulung sampai ke siku dan dia memeluk tubuh mungil ini dengan posesif dan protektif. Dia sepertinya memeluk sampai tertidur pulas. Aku hanya ingat Keith memeluk dengan erat sembari membisikkan kata-kata yang menenangkan, lalu tak lama diriku pun tertidur pulas. Ketika bergerak untuk melepaskan pelukannya, pria ini mendadak terbangun dari tidurnya. "Mau kemana, istriku? Aku akan membantumu, jangan kau lakukan sendiri," ucapnya

