Author POV Shena telah berada di kampusnya. Perasaannya campur aduk tak menentu. Pagi ini Keith mengantarnya ke kampus. "Sayang, aku berangkat dulu, ya!" ucap Keith dengan lembut. "Ya, Sayang. Semangat bekerjanya, ya!" sahut Shena. "Ya, kamu juga. Hari ini kuliah sampai jam berapa?" tanya pria bersuara bariton itu. "Hari ini sampai jam 15:00, tapi kalau ada perubahan karena Professor tidak masuk, aku bisa pulang lebih cepat," jawab Shena sambil mengingat-ingat jadwalnya. "Pulangnya aku jemput. Jangan ke mana-mana!" pesannya kepada gadis impiannya. "Oke. Kamu ke luar dari kantor jam berapa?" tanya si gadis. "Hari ini aku tidak ada meeting jadi bisa cepat pulang," jawab si lelaki. "Oh, baiklah. Kupikir kamu sibuk seperti biasanya dan akan pulang malam." Shena menyuarakan pendapatny

