Author POV "Sayang, bangun. Makanannya sudah datang. Ayo kita dinner sama-sama!" Keith membangunkan gadisnya dengan lembut. Si gadis yang tengah tertidur berbalik badan, dia masih memejamkan mata. Pria yang jarang tersenyum ini akhirnya mengulas senyum tipis dan menggendong tubuh kekasih yang amat ia cintai sepenuh hati. Dia tak hentinya bersyukur memiliki seorang calon pendamping yang sesuai dengannya. Keith meletakkan Shena dengan perlahan serta hati-hati di sofa karena ia tak mau membuat kekasihnya terbangun. Baru saja tubuh mungil itu berbaring, si empunya menggeliat, membuat lelaki dewasa itu tertegun. "Keith?" Shena memanggil nama pria-nya. "Ya, Sayang?" tanyanya lembut. Dia bahagia kala mendengar belahan jiwanya menyebut namanya. "Kenapa kau pindahkan aku ke sini?" Shena sekar

