Shena Wijaya POV Kami telah tiba di apartemen. Keith mengajak berenang di luar, tepatnya di luar kamar. Dia sudah siap dengan celana renang serta telah membawa towel (handuk), minuman dan camilan. Keadaan ini seperti piknik daripada berenang, pikirku takjub. Aku tengah mematut diri di depan cermin. Pantulan bayangan diri terlihat jelas di sana: area leher, da*da, perut dipenuhi tanda cinta dari Keith dan yang paling mengganggu adalah ukuran da*da terlihat membesar. Ini di luar hal yang biasa terjadi dan membuatku tak nyaman. "Ayo, Sayang! Apa lagi yang kau tunggu?" tanyanya sambil mengulurkan tangan ke arahku. Keith sudah berdiri di depan jendela. Jendela itu adalah penghubung kami ke luar dan masuk area Swimming pool (kolam renang). "Aku ... Haruskah memakai bikini ini?" tanyaku mema

