99

1069 Kata

Bismillah ya Allah .... * Hingga malam berlalu dan fajar kedua menjelang aku masih terduduk di sofa untuk menunggu anakku dan cairan infusnya, serta dengan gelisah lalu berharap bahwa ayahnya yang keras hati akan datang walau sekedar mengintip saja. Tapi tidak ada yang datang. Kuhubungi anakku Rena agar dia membawakan ganti baju serta perlengkapan mandi untuk aku dan Heri. Aku minta juga ia membeli makanan dan buah agar aku tidak perlu meninggalkan Heri kemana-mana. Dua jam setengahnya suamiku dan Feli datang. Terima barang-barang pesananku lalu kuletakkan di lemari. Suamiku terlihat iba menatap diri ini yang nampak sembab dan lesu karena tidak tidur sama sekali. Iya merangkul gulali menetapkan serta memintaku untuk beristirahat saja karena dia bisa menunggui Heri. "Kau, bisa tidur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN