*TCMS - PEDULI [2]* Di depan ruang intensif itu, seorang pria terduduk gusar. Lepas membiarkan dokter dan suster menangani mahasiswanya itu, kini pikirannya terpenuhi akan penyakit apa yang diidap oleh Aisya. Tadi ia sempat kembali ke mobil untuk mengambil sebotol air mineral yang dibawanya. Sebenarnya, tanpa ia sangka, handphone yang berada di saku kemejanya terjatuh di bangku kemudi. Namun ia tidak menyadari. "Assalamualaikum!" "Waalaikumussalam, Meisya." "Pak Azzam, kenapa Aisya? Kenapa, pak?" Meisya menangis di depan Azzam. Membuat Azzam semakin kalang kabut jadinya. Sekhawatir itu Meisya terhadap Aisya hingga penasarannya memuncak tentang penyakit apa yang diderita Aisya. "Kamu jangan nangis, Meisya. Saya juga ngga--" “A-Aisya pasti kesakitan di dalam sana.” “Mei, kamu

