*TCMS - NAMA ITU [2]* Restoran ice cream legendaris di kota itu nampak tidak terlalu ramai. Savierra, Azzam, Nissa, dan Azka duduk di dekat tirai yang bersebelahan dengan jalan raya. Sore ini cukup menenangkan. "Kak Azzam, tadi pesennya nggak kebanyakan?" Tanya Savierra. "Kamu lupa? Kita berempat, Sya. Bukan berdua." "Bukan gitu, tadi banyak banget loh." "Tenang aja, nanti juga habis kok." "Dasarnya Kak Azzam nih suka ice cream." "Enggak kok." "Alasan aja." "Beneran. Aku emang suka ice cream. Tapi aku lebih suka kamu." "Hih. Gombal mulu. Lagi nggak di rumah juga." "Ya emang kenapa? Gombal nggak harus di rumah doang kali, Sya. Dimana-mana juga bisa." "Udah jangan keras-keras, ketahuan mereka nanti aku malu." "Biarin." "Ih, Kak Azzam." "Azka juga lagi gombalin Ni

