"Saat kamu begitu perhatian padaku, aku takut akan kenyataan yang nantinya akan memisahkan kita." ------------------------- "Leta, ke sini sebentar ada yang pengen bunda omongin sama kamu," panggil bunda Aleta. "Iya kenapa, Bun?" Aleta berjalan mendekati bundanya. "Duduk kamu, bunda kecewa sama kamu." Suara bunda Aleta meninggi. "Kenapa, Bun? Aleta gak ngerti." Aleta bingung dengan ucapan bundanya. "Kamu bunda sekolahin untuk dapatin prestasi bukannya main-main Aleta." Bunda Aleta semakin emosi. "Aleta tetap fokus sama pelajaran kok Bun?" Jawab Aleta melemah. "Fokus pada pelajaran kata kamu? Mama udah tau semuanya dari Kevin kalau kamu suka bolos jam pelajaran buat pacaran, bunda pikir Devan itu cowok yang baik buat kamu tapi ternyata bunda salah, dia itu cowok yang enggak baik bua

