"Aku ini wanita lemah, bisakah kau menjadi lelaki yang kuat untukku?" -------------------- Aleta di buat bingung oleh Devan, apakah dia harus menerima Devan kembali atau tidak? Mengantungkan Devan ditahap ketidakpastian juga Aleta tidak tega. Sepertinya dia memang harus memberikan jawaban yang tepat. Aleta berharap bahwa dia memang tidak lagi salah memilih untuk sekarang. "Van," panggil Aleta. "Iya, apa jawaban kamu?" ujar Devan. Setelah berpikir agak lama, akhirnya Aleta menjawab pertanyaan Devan tentang keputusannya. Aleta membulatkan tekad dan kembali mengatakan kalimat ini. "Gue mau," sahut Aleta malu. "Mau apa?" tanya Devan. "Aku mau balikan lagi sama kamu, untuk kali ini aku gak mau bohongin perasaan aku. Aku mau kamu sekali lagi," sahut Aleta. "Apa aku gak dengar apa yang k

