bab 8 kabar baik

714 Kata
ditempat lain Alex sudah bersama Lim "Lo udah bawa informasi yang gue butuhin"tanya Alex "udah bro dia riko Ardianto putra dari pak Ardianto dan dia bekerja sama dengan perusahaan kita"ujar Lim menjelaskan "putus semua kontrak kerja sama kita dan buat keluarga itu mengalami penurunan"ujar Alex "baik bro gue pergi dulu"ujar Lim berpamitan "sekarang Lo dan keluarga Lo bakal menderita karena sudah berani mendekati calon istri gue"ujar Alex tersenyum penuh kemenangan disisi lain ayah Selvi memberikan kabar kepada keluarga dominin bahwa Selvi menerima perjodohan ini "hallo tuan Selvi sudah menerima perjodohan ini"ujar ayah Selvi "wah bagus dong tuan sekarang kita tinggal siapkan acaranya saja lagi"ujar tuan dominin "maaf tuan tapi Selvi tidak ingin menikah cepat "ujar ayah Selvi "oh begitu ya yasudah kita tunggu Selvi sampai dia siap"ujar tuan dominin "baik terima kasih untuk pegertiannya tuan"ujar ayah Selvi "lalu telpon pun terputus" "gmana yah apa tuan dominin mau ?"ujar ibu Selvi "iya Bu mereka mau "ujar ayah Selvi "syukurlah kalo mereka mau mengerti kita"ujar ibu Selvi merasa lega disore hari Selvi bangun dan dia melihat chat dari riko *chat* "sayang ketemuan yuk ditaman"ujar riko "oke "ujar Selvi sebenarnya dia ingin membicarakan soal perjodohannya kepada riko Selvi pun bersiap-siap dan turun kebawah "sayang kamu cantik banget mau kemana?"ujar ibunya "aku ada urusan Bu"ujar Selvi lalu pergi meninggalkan ibunya ibunya merasa khawatir dengan Selvi yang seperti berubah kepada mereka "ayah lihatkan tadi Selvi berbeda"ujar ibunya "mungkin Selvi kecewa sama kita Bu"ujar ayahnya "ibu jangan sedih Selvi ga akan lama kayak gitu"ujar ayah Selvi "iya yah"ujar ibu Selvi ditaman Selvi sudah ditunggu riko Selvi pun menemui riko "maaf yah lama sayang"ujar selvi "gakpapa ko sayang"ujar riko "kamu ga sedih lagi kan sayang?"ujar riko bertanya "aku mau bicara sama kamu"ujar Selvi "bicara saja sayang aku dengarkan ko"ujar riko penuh kelembutan "aku dijodohin"ucap Selvi jujur riko pun terkejut dibuatnya "sama siapa sayang ?kapan?apa kemaren kamu nangis karena dijodohin?"begitu banyak pertanyaan riko yang muncul "iya"Selvi cuma bisa menjawab seperti itu "terus hubungan kita gimana sayang?"ujar riko bertanya "aku ga mau kehilangan kamu Selvi kita baru aja pacaran"ujar riko "aku ga bisa melawan orang tua ku riko"ujar Selvi sedih "aku mau kita berjuang sayang"ujar riko meyakinkan "aku ga bisa"ujar Selvi sambil menangis riko pun terdiam beberapa detik kemudian "kamu jangan nangis aku akan tetap mencintai kamu meski kamu gak ditakdirkan untuk aku, aku bakal mencoba ikhlas melepas kamu dan membiarkan kamu menikah meski berat tapi aku gakpapa "ujar riko sedih Selvi pun memeluk riko "maafin aku sayang"ujar Selvi "gakpapa sayang kamu jaga diri baik-baik ya jadi istri yang baik buat cowo itu dan jangan lupain aku dan kita akan tetap menjadi teman"ujar riko memaksakan tersenyum "udah jangan nangis yah aku antar pulang yah"ujar riko Selvi pun mengangguk tanda setuju . sebenarnya riko ingin melamar Selvi hari ini tapi setelah cerita Selvi riko pun tidak jadi mengeluarkan niatnya yang ingin melamar selvi. sesampainya Selvi dirumah Selvi pun berpamitan pada riko "aku pulang ya"ujar riko mengecup kening Selvi "hati-hati ya "ujar selvi riko pun pergi meninggalkan Selvi yang melihatnya dari depan rumah !Selvi tidak sadar jika Alex melihat semuanya hari ni Alex berkunjung kerumah Selvi tapi baru saja dia memarkirkan mobilnya dia melihat Selvi dibonceng riko dia pun menahan amarahnya menunggu riko meninggalkan Selvi . disaat Selvi ingin masuk kerumah Selvi terkejut didahului oleh seorag laki-laki "loh om ngapain dirumahku?"ujar Selvi merasa tidak suka "saya mau bertemu kamu"ujar Alex "males banget ketemu om Dahlah pulang aja aku lagi males ngeladenin tamu"sikap Selvi berubah setelah mengetahui perjodohannya Selvi tidak bersikap sopan kepada Alex "saya tetap mau ketemu kamu"ujar Alex penuh penekanan "ikut saya"ujar Alex lagi "ga mau"ujar Selvi "ikut saya"ujar Alex yang sudah mulai emosi karena Selvi selalu menolaknya "saya bilang ga mau !!!lagian juga mau kemana sih"ujar Selvi terpaksa Alex menarik tangan Selvi dan membawanya kemobil Alex .didalam mobil Selvi meronta ingin pulang "om berhenti Selvi mau pulang!!!"ujar Selvi "temanin saya kekantor"ujar Alex "saya capek ga mau nemenin om"ujar Selvi sedikit berteriak "kalo sama cowo tadi ga cape gitu?"ujar Alex "inget yah kamu itu calon istri saya jadi jangan dekat sama cowo"ujar Alex "cuma jadi calon doang ngatur banget"ujar Selvi "bentar lagi saya jadi suami kamu tau"ujar Alex merasa emosi "meskipun om jadi suami saya saya ga akan pernah mencintai om"ujar Selvi kemudian Dia memainkan ponselnya Alex pun hanya geleng-geleng melihat Selvi
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN