Satya memperhatikan setiap polah Rissa. Gadis itu tengah takzim menikmati santap malam yang dibawakan bu Selvi. Marissa menolak memakan menu dari rumah sakit. Meskipun tadi Satya sempat memaksa, tapi Rissa tetap kekeh dan bilang kalau dia bosan dengan menu rumah sakit yang rasanya hambar. "Mas Satya saja nih yang makan menu dari rumah sakit. Rasain sendiri, enak nggak?" Marissa menyodorkan nampan berisi semangkuk nasi yang agak lembek, satu mangkuk kecil sayur bayam campur labu dan tim ayam sebagai lauknya. Hambar dan tidak berselera sama sekali melihatnya. Tak banyak berkata, Satya mengambil alih nampan dari menu yang dibawakan suster itu. Melahap habis isinya sampai tak bersisa. "Enak ya Mas?" ceteluk Rissa usai Satya meletakkan nampan yang isinya telah tandas ke atas nakas laci. Le

