"Mi, jangan tarik-tarik Arya. Mami pikir, cuma Mami yang kaget?" Keduanya terdiam saat suara pembawa acara menyebutkan beberapa kata sambutan. Arya tak dapat berpikir banyak untuk hal itu. Gisel tak berkedip melihat wanita anggun yang berada di samping bos besarnya. Tubuhnya bergetar hebat saat ia mengingat kalimat hinaan yang ia tujukan pada Suci wanita yang entah bisa berada di samping Pak Wahyu pikir Gisel. Berbeda dengan Cindy, wanita hamil itu menggenggam tangan suaminya begitu kencang. Bahkan ia memintanya untuk mencubit lengannya untuk membuktikan jika hal itu adalah mimpi atau bahkan kenyataan yang sulit ia terima. "Aw, sakit, Sayang." Cindy mengeluh sakit karena memang ia sedang tidak bermimpi. Cubitan Ivan sakit, hingga membuat ia menjerit. "Bukannya kamu yang minta aku cubi

