Seperti yang Janu takutkan akhirnya terjadi, istrinya itu mendiami dirinya selama hampir kurang lebih 2 hari, meski begitu istrinya itu tentu tak pernah lupa untuk melayaninya secara lahir, sementara batin masih belum untuk sekarang. Janu meneguk minumannya setelah selesai makan malam, ia menatap istri dan anak-anaknya dengan seksama. "Besok kita liburan, bagaimana?" tanya Janu menawarkan. "Liburan, liburan kemana Pa?" tanya Zean seraya menyuap makanan ke dalam mulutnya. "Kemana aja bebas, sekalian kan kita lepas penat terutama untuk Abang yang akan pergi ke London untuk lanjut kuliah." Jawab Janu seraya sesekali melirik istrinya yang masih diam. "Gimana, Ma?" tanya Zean meminta pendapat sang Mama. Erika menghela nafas, ia menatap suaminya sekilas lalu menatap Zean yang sedang menung

