Papa Nakal!

1702 Kata

Matahari mulai bersinar masuk ke dalam kamar sepasang suami istri yang masih setia berpelukan dibawah selimut, tak memperdulikan cahaya yang masuk melalui sela-sela jendala, keduanya justru semakin mengeratkan pelukannya. Suara ketukan pintu membuat keduanya menggeliat, Janu perlahan membuka mata dan melihat wajah cantik istrinya yang masih tampak mengantuk, ia cukup tahu alasannya, tentu saja akibat kejadian semalam. Perlahan Janu melepaskan pelukan nya, turun dari ranjang lalu meraih bathrobe untuk ia kenakan. Janu mendekati pintu dan membukanya. "Selamat pagi, sarapannya, Pak." Ucap pelayan hotel seraya memberikan sarapan. "Terima kasih." Timpal Janu menerima lalu menutup pintu kamarnya kembali. Janu tampak heran melihat sarapan yang diterimanya, apakah Erika sempat bangun tadi dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN