Erika begitu setia menemani Janu yang masih belum sadarkan diri pasca operasi, kini wanita itu enggan melepaskan genggaman tangannya pada Janu dan berharap bahwa pria di depannya ini akan segera sadar. Ditengah-tengah kesedihannya, tiba-tiba tangannya ditarik oleh seseorang dengan kasar lalu membawanya keluar dari ruang perawatan Janu. "Dokter, apa-apaan ini. Lepaskan!" pinta Erika menepis tangan dokter Rani yang mencekal tangannya. "Dasar wanita tidak berguna!" umpat dokter Rani seraya menunjuk wajah Erika. "Kau tak sadar hah?! Janu begini itu karena dirimu, dia berusaha menyelamatkan mu dari maut. Kau benar-benar tidak berguna dan hanya bisa merepotkan Janu saja!!!" tambah dokter Rani dengan emosi yang menggebu. "Apa tidak terbalik, Dokter. Anda lah yang membuat dokter Janu begini,

